social media illustration

Digital Marketing Trifecta: Paid, Owned, dan Earned Media

Dalam dunia digital marketing, istilah paid media, owned media, dan earned media sering kali muncul ketika membahas strategi pemasaran yang efektif. Ketiga konsep ini dikenal sebagai digital marketing trifecta, yaitu kerangka kerja yang membantu brand memaksimalkan eksposur, meningkatkan awareness, dan membangun hubungan dengan audiens secara strategis. Setiap jenis media memiliki peran dan cara kerja yang berbeda, tetapi mereka dapat saling melengkapi untuk menciptakan kampanye pemasaran yang komprehensif dan efektif.

Table of Contents

Paid Media

Paid media adalah segala bentuk pemasaran yang melibatkan pembayaran kepada pihak ketiga untuk menampilkan konten atau iklan brand. Contoh yang paling umum dari paid media adalah iklan berbayar di Google, Facebook, atau Instagram. Paid media memberikan perusahaan kendali penuh atas pesan yang disampaikan dan audiens yang ditargetkan.

paid media illustration
contoh jenis paid media

1. Social Media Ads

Iklan berbayar yang muncul di feed media sosial. Sesuai namanya, iklan yang muncul juga sesuai dengan platformnya. Contohnya adalah Facebook, Instagram, TikTok, LinkedIn, YouTube, dan lain-lain.

2. Search Engine Marketing

Iklan yang ditampilkan di mesin pencari, di mana advertiser membayar setiap kali seseorang mengklik iklan kita – dalam hal ini biasa juga disebut dengan PPC atau pay per click. Platformnya tentu saja search engine seperti Google, Bing, dan lain-lain

3. Influencer Marketing

Mungkin lebih populer kita sebut dengan endorsement ya. Strategi ini juga termasuk ke salah satu paid media, karena ada transaksi uang disitu. Kita membayar influencer atau tokoh terkenal untuk mempromosikan produk maupun layanan di platform yang mereka punya.

Owned Media

Owned media mengacu pada platform atau aset digital yang dimiliki sepenuhnya oleh brand/kita. Contohnya termasuk sosial media dan website. Melalui owned media, brand memiliki kendali penuh atas konten yang dipublikasikan dan tidak perlu membayar untuk memanfaatkan aset tersebut. Keuntungan utama dari owned media adalah brand dapat membangun hubungan yang lebih personal dan berkelanjutan dengan audiens tanpa harus terus-menerus mengeluarkan biaya seperti dalam paid media.

owned media illustration
contoh jenis owned media

1. Social Media

Walaupun sosial media seperti Instagram atau TikTok bisa dianggap platform milik pihak ketiga, namun konten yang dipublikasikan di akun resmi brand adalah bentuk owned media alias memang milik kita. 

2. Website

Nah, jauh sebelum era sosial media ini ada website. Channel ini adalah salah satu bentuk owned media yang krusial, karena brand bisa memberikan informasi detail tentang produk atau layanan mereka.

Earned Media

Earned media adalah hasil dari upaya pemasaran yang didapat secara organik tanpa harus membayar. Maksudnya adalah, earned media ini terjadi ketika audiens, pelanggan, atau media berbicara tentang brand secara sukarela. Contohnya bisa berbentuk ulasan produk, mention di media sosial, atau liputan dari media berita. Earned media adalah bentuk publisitas yang paling berharga karena didapatkan berdasarkan kredibilitas dan kepercayaan, bukan karena dibayar.

earned media illustration
contoh jenis earned media

1. Ulasan Produk

Audiens yang berhasil terkonversi menjadi pelanggan yang puas, menulis ulasan positif di platform sosial media maupun website. Nah, cara ini juga terkadang bisa 2 hal. User bisa memberikan ulasannya baik di sosial media brand maupun sosial media miliknya. Double win.

2. Media Coverage

Ketika sebuah akun media meliput cerita atau produk dari brand secara cuma-cuma karena menarik perhatian/viral. Ketika diliput di platform yang besar, kemungkinan efeknya juga akan snowballing dan menghasilkan word of mouth yang positif pula.

Strategi Menggabungkan Trifecta

Agar tercipta strategi digital marketing yang efektif, sebuah brand perlu menggabungkan ketiga jenis media ini dengan cara yang strategis. Simak beberapa cara bagaimana paid, owned, dan earned media bisa saling melengkapi satu sama lain.

digital marketing trifecta
Ilustrasi penggabungan digital marketing trifecta

1. Meningkatkan Owned Media dengan Paid Media

Brand dapat memanfaatkan iklan berbayar untuk mengarahkan audiens yang tepat ke website atau sosial medianya. Dengan adanya paid media, brand bisa menjangkau lebih banyak orang dan meningkatkan awareness yang sulit dicapai hanya dengan konten organik. Cara ini juga memungkinkan brand untuk mempercepat pertumbuhan trafik, yang pada akhirnya nanti bisa meningkatkan konversi dan engagement.

2. Mengkonversi Paid Media menjadi Earned Media

Paid media yang menarik perhatian audiens, seperti iklan kreatif atau kampanye influencer yang cukup viral, dapat memicu respons organik dari audiens. Ketika konten tersebut disukai dan dibagikan secara luas, brand mendapatkan publisitas gratis melalui ulasan, mention, hingga liputan media. Strategi ini tentu menambah value dari biaya yang dikeluarkan untuk paid media, karena bisa menghasilkan jangkauan dan interaksi lebih dari earned media.

3. Memanfaatkan Earned Media untuk Owned Media

Earned media seperti ulasan positif dari pelanggan atau brand mention bisa menjadi aset berharga untuk dimanfaatkan ulang di owned media. Brand dapat membagikan testimoni tersebut di platform manapun untuk meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan audiens. Memanfaatkan konten yang didapatkan secara organik ini juga membantu memperkuat citra brand dengan cara yang lebih autentik dan meyakinkan.

Kesimpulan

Paid, owned, dan earned media masing-masing memiliki keunggulan dan tantangan tersendiri dalam dunia digital marketing. Strategi yang mengandalkan kombinasi dari ketiga media ini akan memungkinkan brand menjangkau audiens yang lebih luas, membangun kepercayaan, dan memaksimalkan return on investment.

Kamu bisa konsultasi ke kami untuk membahas kebutuhan digital marketing brandmu.

Copyright © 2023 Obah Owah.

All rights reserved.